Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Alur Pelayaran Barat Surabaya sokong visi maritim

Alur Pelayaran Barat Surabaya sokong visi maritim
Surabaya – KoPi | Salah satu program andalan Presiden Joko Widodo mulai terealisasi. Tol laut yang diharapkan memperkuat visi maritim Jokowi sudah mulai beroperasi sejak Maret lalu. Tol tersebut menghubungkan Sorong dan Waisai, Papua, serta Surabaya dengan Makassar. Kedua pelabuhan tersebut melayani pelayaran berjadwal dengan rute pendek dan melayani angkutan logistik serta manusia.
 

Kini, realisasi program tersebut semakin menjadi kenyataan dengan pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan pembangunan Terminal Teluk Lamong. Kedua pelabuhan tersebut diproyeksikan menjadi Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). 

Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surkjanto menyatakan pembangunan Terminal Teluk Lamong tersebut akan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim. Hal itu diungkapkan Djarwo dalam kunjungan Jokowi ke Terminal Teluk Lamong untuk meresmikan revitalisasi APBS (22/5).

“Revitalisasi APBS ini diharapkan menjadi pemicu bangkitnya sektor maritim Indonesia, khususnya di bidang logistik dan kepelabuhanan,” ungkap Djarwo.

APBS merupakan akses masuk ke kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya. Revitalisasi ini dilakukan dengan menambah kedalaman dan lebar kawasan. Sebelumnya, APBS hanya memiliki kedalaman minus 9,5 meter Low Water Sping (LWS)dan lebar 100 meter. Akibatnya kapal yang bisa masuk ke Pelabuhan Tanjung Perak hanya terbatas pada kapal ukuran 15 ribu Deadweight Tonnage (DWT).

“Setelah direvitalisasi kini kedalaman APBS mencapai minus 13 meter LWS dan lebar 150 meter. Nantinya kapal-kapal hingga ukuran 80 ribu DWT juga akan bisa masuk ke Tanjung Perak dan sekitarnya,” jelas Djarwo.

Djarwo menambahkan, kondisi saat ini akan memungkinkan Pelabuhan Tanjung Perak membuka jalur pelayaran langsung menuju China dan negara-negara lain.

 

back to top