Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 2017

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 2017

Jogja-KoPi| Bayu Prihantoro Filemon, alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FISIP UAJY) merupakan produser film pendek ‘Ruah’.

Film pendek ‘Ruah’ yang disutradarai oleh Makbul Mubarak berhasil memboyong Piala Citra untuk kategori Film Pendek Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2017, yang diselenggarakan secara meriah di Grand Kawanua International City, Manado, Sulawesi Utara (11/11).

Penghargaan ini merupakan penghargaan pertama bagi Bayu sebagai produser. Dalam perjalanan karirnya setelah lulus, ia sudah mengerjakan beberapa film pendek bersama Limaenam Films.

Selain itu penghargaan ini dinilai spesial, karena film pendek yang berasal dari Jogja ini merupakan film yang diproduksi oleh Dinas Kebudayaan DIY, melalui Kegiatan Pendanaan Produksi Film Pendek tahun 2016 dan menyabet penghargaan tertinggi untuk insan perfilman Indonesia.

Dalam perjalanannya berada di dunia perfilman, Bayu merasa pembelajaran dalam dunia perkuliahan di UAJY bermanfaat. Ia menilai pencapaiannya saat ini dikarenakan faktor kultur akademik dan non akademik di UAJY sangat kuat.

Kampus FISIP yang penuh dengan dinamika baik dalam bidang keilmuan maupun kegiatan kemahasiswaan. Meskipun pada awalnya ia sempat ragu akan jurusan yang diambil, ia selalu mencoba untuk aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan.

“Saya sempat ragu bahwa program studi Ilmu Komunikasi yang saya ambil waktu kuliah dulu bisa menjadi bekal ketika nantinya saya akan bekerja sebagai filmmaker. Jurusan ini jelas langsung saya bandingkan dengan jurusan Film di kampus lain, yang mengajarkan film secara langsung. Tapi seiring perjalanan karir, saya semakin yakin bahwa justru hal-hal inilah yang kemudian membentuk perspektif saya tentang filmmaking, yang mungkin tidak didapatkan oleh filmmaker lain lulusan sekolah film”, cerita Bayu.

Bayu yang masih aktif dalam rumah produksi Limaenam Films mengingatkan, “Film menjadi semakin kaya karena film adalah bidang multi-disiplin, lintas ilmu, bukan kerja produksi film semata. Sebagai filmmaker, kita justru harus lebih banyak mempelajari hal-hal lain di luar film, agar film semakin memilki peran penting untuk peradaban”.

Film pendek ‘Ruah’ juga akan berkompetisi di Singapore International Film Festival (SGIFF) 2017, yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 November-3 Desember 2017. SGIFF adalah festival film terbesar di Asia Tenggara. Festival film ini sangat strategis untuk memperkenalkan karya, gagasan maupun program tertentu kepada khalayak internasional.

back to top