Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Alasan tidak lengserkan Jokowi karena tidak mau JK jadi Presiden

Alasan tidak lengserkan Jokowi karena tidak mau JK jadi Presiden

“Kita kan nggak ada agenda menurunkan Jokowi. Kita kan nggak bisa menurunkan satu paket, bila Jokowi diturunkan otomastis JK naik. Apakah JK udah sesuai dengan yang diinginkan oleh mahasiswa, harusnya setelah penggulingan sudah ada konsep atau kah ada pemilihan ulang atau siapa yang diangkat”, ketua BEM Amikom, Budi.

Jogjakarta-KoPi| Masyarakat biasa dan cendekia merasa pemerintahan Jokowi-Jk tidak berhasil. Pasalnya banyak kebijakan politik yang membawa mudharat bagi masyarakat. Seperti kenaikan BBM, kenaikan tarif listrik dan kereta api. Belum lagi dengan kebijakan politik nasional lainnya.Kalangan mahasiswa yang semakin gerah dengan tindak tanduk pemerintahan presiden ke tujuh ini memiliki sikap beragam. Apakah aksi besar-besaran tanggal 20 Mei nanti berujung penggulingan ataupun sekadar aksi protes semata.

JK menjadi salah satu alasan Jokowi tidak diturunkan dari kursi presiden. Sekilas JK menjadi temeng bagi Jokowi. Namun bisa memiliki arti lain, guna menyetop langkah JK menjadi presiden.

Hal itu disampaikan oleh ketua BEM UIN Suka, Ucok posisi kita saat ini masih membaca arah politik ke depan.

“Misalnya, kalau Jokowi lengser JK naik, kita belum sampai pada pengulingan Jokowi saja atau dua-duanya. Kita masih proses, kita mappingkan, idealnya siapa yang difigurkan. Inikan kita lagi mengkalkulasi antara jokowi da JK”.

Bagi Ucok ini hal yang sulit ketika JK menjadi presiden. Pasalnya JK dinilai lebih memiliki kedekatan dengan penguasa modal dibandingkan dengan Jokowi.

Terlepas dari pro-kontra Jokowi lengser atau tidak, pakar politik UGM, Abdul Ghaffar Karim mengharapkan mahasiswa sesuai dengan koridornya. Aksi protes yang berujung pada mundurnya Jokowi bukan solusi terbaik.

“Kalau hanya iku-ikutan Jokowi suruh mundur itu bukan agenda yang jelas, tapi itu reaktif. Bila harus digulingkan itu itu sangat berlebihan. Dan sangat berbahaya bagi kepentingan sistem presidensiil”, kritik Ghaffar. |Winda Efanur FS|

back to top