Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Alasan kekhawatiran masyarakat soal pencabutan subsidi listrik

Alasan kekhawatiran masyarakat soal pencabutan subsidi listrik

Jogjakarta-KoPi| Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jarman berencana akan menghapus bertahap subsidi listrik daya 450 Va dan 950 Va.Dana subsdi listrik akan dialihkan pada pemberian tunai sebesar Rp 30.000 per bulan.

Penghapusan tersebut dirasa oleh pemerintah lebih tepat sasaran kepada masyarakat miskin. Pengunaan daya 450 Va memang pemanfaatnya oleh rumah tangga biasa.

Rencana mentri ESDM ini secara langsung mendapat respon dari masyarakat. Beberapa masyarakat khawatir dengan rencana mentri ESDM.

Dedi Saputra(52) warga Sewon, Bantul mengayakan ketidaksetujuannya dengan pemerintah. Menurutnya penggantian uang tunai sebesar Rp 30.000 per bulan tidak sebandng dengan pembayaran listrk per bulan.

“ Tidak mampu diganti uang Rp 30.000 sebulan kemungkinan tidak akan setuju. Di lingkungan masyarakat gak setuju. Rakyat kecil tidak cukup Rp 30. 000”, ujar dedi.

Sementara Brewok, pedagang Nol Kilmeter menyatakan persetuuan dengan kebijakan baru pemerintah ini. asalkan pemerintah konsisten dengan kebijakannya.

“ Ganti subsidi selama berapa tahun, bila berlaku selamanya juga harus diikuti dengan pembayaran selamanya. Takutnya ii kayak program dari SBY yang penghapusan BBM, subsdidi hanya dikasihkan beberapa waktu saja. Kalau diputus di tengah jalan beban buat masyarakat”, papar Brewok.

Sementara pihak anggota PLN Jogja, Fajri menagatakan pihak PLN belum ada tindakan terkait rencana penghapusan subsidi listrik oleh pemerintah.

“Terus terang belum menerima pemberitahuan itu. Baru publikasi berita surat keputusan hitam di atas putih itu belum diterima. Kisaran yang diturunkan kisaran berapa juga belum tahu pasti”, papar Fajri saat dihubungi melalui telepon. |Winda Efanur FS|

back to top