Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Aktivis Makaryo mendesak Pemda DIY dan Kapolda DIY mengusut tuntas kasus pembubaran pameran Wiji Thukul

Aktivis Makaryo mendesak Pemda DIY dan Kapolda DIY mengusut tuntas kasus pembubaran pameran Wiji Thukul

Jogja-KoPi|Aktivis Masyarakat Anti Kekerasan Yogyakarta (Makaryo) menggelar aksi diam satu jam untuk mendesak Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) dan Kepolisian Daerah (Kapolda) DIY untuk mengusut tuntas pembubaran Pameran Wiji Tukul di Pusat Studi Hak Asasi Manusia (PUSHAM) Universitas Islam Indonesia (UII) oleh Organisasi Pemuda Pancasila (PP) DIY, Senin lalu (8/5).

Makaryo meminta Kapolda dan Gubernur DIY berlaku netral pada kasus kekerasan di PUSHAM UII, karena ditemukan foto profil sosial media Ketua PP bernama Faried Jayen sedang melakukan salam komando dengan Gubernur DIY.

"Kami mendapatkan info dari Wa, salah satu foto profil Ketua Pemuda Pancasila yang melakukan pembubaran pameran memasang foto dengan Gubernur, melakukan salam komando”, jelas Tri Wahyu, Koordinator Umum Aksi, saat diwawancarai di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (16/5).

Selain itu, Makaryo juga meminta Kapolda DIY untuk mengusut tuntas bukti tindak kekerasan yang dilakukan oleh PP DIY. Pasalnya beredar kabar dan berita yang mengatakan tidak ada tindak kekerasan di pameran di PUSHAM UII.

Untuk itu Makaryo membawa DVD yang berisikan bukti tindak kekerasan yang dilakukan oleh PP DIY berdurasi 4 menit. Tri berharap melalui video ini, Gubernur DIY dan Kapolda DIY dapat menyanggah info dan berita yang mengatakan tidak terjadi apa-apa di PUSHAM UII.

"Kami meminta ke Pemda yang menerima video kekerasan dan diteruskan ke Pak Gub,dan Pak Gub bisa meneruskan ke Kapolda DIY, Ahmad Dofiri. Agar Kapolda dapat mengawal kasus pembubaran pameran dan dapat dibawa ke persidangan sampai tuntas”, harapnya.

Menanggapi hal tersebut Kasat Tantrib Satpol PP yang menemui peserta aksi mengatakan segala masukan dari Makaryo akan disampaikan ke Gubernur DIY termasuk DVD yang diterimanya.

"Satpol PP hanya membantu untuk menjembatani masukkan teman-teman aktivis yang selanjutnya akan kami sampaikan pada atasan kami yang berwenang pada permasalahan ini”, pungkasnya.|Syidik Syaiful Ardli

back to top