Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Aji Kusumo pamerkan lukisan: Pelanggaran HAM polisi Jogja

Aji Kusumo pamerkan lukisan: Pelanggaran HAM polisi Jogja

Jogja-KoPi| Aktivis HAM dan lingkungan hidup, Aji Kusumo menggelar pameran lukisan di Taman Budaya Yogyakarta 31 Januari 2016. Aji memamerkan sekitar 15 lukisan tentang pengalamannya di Lembaga Pemasyarakatan. Lukisan tersebut menggambarkan cerita berantai penyiksaan dan bentuk ketidakadilan selama di LP Polres Sleman dan LP Cebongan.

Dalam pameran ini Aji menumpahkan keprihatinan kondisi LP. Aji menegaskan pameran ini media mengungkapkan kebenaran tentang ketidakberesan di LP. Atas pengungkapan ini, Aji meminta Komnas HAM untuk mengawal pelanggaran yang terjadi.

"Saya meminta Komnas HAM, institusi kepolisian untuk merubah sistem yang ada. Walaupun saya tidak percaya, ini bisa dirubah," jelas Aji.

Salah satu tindakan pelanggaran HAM di LP yang terekam lukisan, Mushola LP menjadi tempat penyiksaan, dengan memakan kecoa hidup-hidup dan minum air kencing.

Selain itu satu lukisan tentang rekan Aji, seorang narapida menjalani siksaan. "Kebanyakan mereka mengaku kesalahan yang mereka tidak dilakukan, karena tidak tahan dengan siksaan," tambah Aji.

Sementara Wakil Komnas HAM, Noor Laila mengapresiasi baik karya lukisan Aji. Selanjutnya, Laila telah menindaklanjuti pelanggaran HAM dari kasus Aji Kusumo. Ke depan Komnas HAM meminta masyarakat aktif melapor untuk menekan pelanggaran yang terjadi.

"Kami meminta teman-teman, untuk aktif melaporkan ke Komnas HAM, bukannya kita tidak melakukan sesuatu, tapi kami ada prioritas tentang nyawa," jelas Noor Laila.

Polres Sleman menjemput paksa Aji Kusumo pada tahun 2014 lalu. Atas tuduhan pengrusakan banner dan spanduk apartemen Uttara.

Perlawanan Aji untuk membela warga Karangwuni, dari ancaman kerusakan lingkungan. Imbas dari pembangunan apartemen Uttara di Jalan Kaliurang KM. 5,5.

back to top