Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

95 % setuju itu bohong!

95 % setuju itu bohong!

KulonProgo-KoPi| Protes diberikan oleh Samiati, penduduk Kulon Progo mengenai pemberitaan beberapa media yang mengatakan 95 % masyarakat Kulon Progo setuju terhadap pembangunan Bandara di Kulon Progo. Samiyati mengatakan bahwa jumlah tersebut tidak benar adanya.

Penolakan Samiyati tersebut dibenarkan oleh Humas Tim Percepatan Pembangunan Bandara Baru, Sumarno. Sumarno mengatakan bahwa dalam sosialisasi pertama, ada sekitar 73,4 % jumlah warga yang setuju. Itu mengapa kemudian dilakukan konsultasi publik ulang. Konsultasi publik ulang itu sendiri masih belum selesai dilaksanakan.

Sumarno juga mengatakan bahwa jika melihat masih adanya ketidaksepakatan dalam masyarakat di beberapa desa, maka konsutasi ketiga sangat memungkinkan untuk dilaksanakan. Tim percepatan Pembangunan Bandara sendiri diberikan waktu 60 hari dalam masing-masing konsultasi publik.

Berbeda dengan konfirmasi kedua pihak sebelumnya, Bupati Kulon Progo, Dr. Hasto Wardoyo justru hampir membenarkan pemberitaan media. Hasto menyebutkan ada 90% lebih masyarakat yang sudah menyatakan kesetujuannya terhadap pembangunan.

Realitas lain justru nampak ketika melihat masih banyaknya masyarakat yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT). Ada setidaknya 600 warga yang tergabung dalam WTT. Angka tetap 600 tersebut adalah mereka yang menolak tanpa syarat terhadap pembangunan Bandara.

Belum lagi jika menyusuri jalan menuju rumah Lurah Glagah. Di sepanjang jalan, terdapat tempeh-tempeh di kanan dan kiri jalan. Tempeh-tempeh yang terpaku di batang pohon tersebut bertuliskan sindiran dan protes warga terhadap Lurah Glagah yang dianggap Pro pembangunan Bandara.

“Kalau ada pamphlet jelek untuk pak lurah itu bukan WTT , itu hanya orang emosi,” tambah Samiyati.| Chusnul Chotimmah|Winda Efanur Fs| Nurul| Arrifah

back to top