Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

541 desa di Jawa Timur kekeringan kritis

541 desa di Jawa Timur kekeringan kritis
Surabaya - KoPi | Bencana kekeringan di Indonesia terus meluas dan menerpa daerah-daerah yang menjadi sentra pertanian. Salah satunya di Jawa Timur.
 

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan, saat ini ada 541 desa yang mengalami kekeringan kritis. Pemprov Jawa Timur telah turun tangan untuk mengatasi kekeringan yang dialami desa-desa tersebut. Selain itu, ada juga 170 desa yang mengalami kekeringan ringan. Untuk desa yang mengalami kekeringan ringan, penanganan diserahkan pada pemerintah kabupaten setempat.

Untuk saat ini Pemprov Jawa Timur telah menyediakan sumur artesis di 8 lokasi. Sedangkan mengenai rencana pemerintah pusat untuk membangun kembali embung atau waduk, Pemprov Jawa Timur telah menyelesaikan pembangunan 128 embung. Masih ada 72 embung yang masih belum selesai dibangun.

Di lain pihak, DPRD Provinsi Jawa Timur mengharapkan pemerintah menyelesaikan masalah kekeringan dengan cara yang ramah lingkungan. Harapannya, lingkungan yang terjaga kelestariannya dapat mengatasi kekeringan untuk jangka panjang dan menjaga suplai air untuk kebutuhan di masa mendatang.

"Misalnya dengan pembuatan biopori dan penanaman seribu pohon. Cara-cara tersebut dapat menjaga kelestarian air tanpa harus merusak lingkungan," ungkap Abdul Halim, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Timur.

Halim juga meminta badan terkait untuk mencermati bencana kekeringan yang terjadi di Jawa Timur. Ia berharap pemerintah membuat pusat data untuk memetakan potensi kekeringan yang ada di desa-desa di wilayah Provinsi Jawa Timur.

back to top