Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

5 hal mengapa Islam terbukti ilmiah

5 hal mengapa Islam terbukti ilmiah

KoPi | Islam sebagai agama tidak saja menyediakan berbagai aturan di dalam kehidupan sehari-hari manusia. Aturan yang bertujuan pada peningkatan kualitas hidup manusia dan para penganutnya. Agama penutup dari semua agama ini, juga telah membuktikan sifat keilmiahan.

Teks-teks suci Al Quran dan sunnah Nabi Muhammad ternyata tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan modern. Tidak hanya itu, Islam telah menjadi referensi dari upaya penemuan-penemuan modern itu sendiri.

Berikut adalah 5 (lima) hal yang bisa dijadikan sebagai argumentasi bahwa Islam memiliki sifat ilmiah.

1. Melalui Al Quran mampu menjelaskan proses biologis pada manusia, hewan dan tumbuhan. Beberapa contoh dari penjelasan ilmiah tentang proses biologis adalah terbentuknya janin manusia dalam tiga fase besar. Al Quran menyebutkan:

Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya ruh (ciptaan)Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. Dan mereka berkata, "Apakah bila kami telah lenyap (hancur) di dalam tanah, kami benar-benar akan berada dalam ciptaan yang baru?" Bahkan (sebenarnya) mereka ingkar akan menemui Rabbnya. [As Sajdah : 7-10]

Selain proses terbentuknya janin, contoh lain adalah penjelasan Al Quran tentang klorofil dan proses fotosintesis dari tumbuhan.

2. Islam menjelaskan fenomena metereologi melalui penjelasan proses terbentuknya hujan melalui tiga tahap, yaitu proses perubahan angin, terbetuknya awan, dan mencairnya awan sebagai tetes hujan. Al Quran menjelaskan:

"Dialah Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira” (Al Qur’an, 30:48)"

3. Islam telah memberikan 'fakta kemasyarakatan' yang menunjukkan bahwa dunia ini dihuni oleh etnis dan bangsa yang berbeda-beda yang secara ideal harus saling mengenal dan melakukan kerjasama sama. Pada konteks ini Islam memiliki sifat ilmiah sosiologis (sosial).

“Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari laki-laki dan perempuan, dan Kami menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian adalah orang yang paling bertaqwa di sisi Allah. “(al-Hujurat:13).

4. Islam memiliki penjelasan tentang dunia kesehatan secara ilmiah. Para ilmuwan dari berbagai agama dan tradisi mengakui bahwa agama ini memiliki penjelasan sangat ilmiah tentang kesehatan. Misal penjelasan tentang penyebab sakit flu. Nabi Muhammad pada masa itu ditanya tentang sakit panas (demam) yang disebabkan oleh gangguan setan.

Nabi Muhammad menjawabnya sakit flu bukan karena gangguan setan namun disebabkan oleh gangguan 'binatang tak terlihat oleh mata". Binatang tersebut pada bahasa medis modern disebut sebagai virus dan termasuk bakteri. Islam juga banyak menjelaskan tentang kesehatan manusia antara lain fungsi hati (liver) bagi kesehatan tubuh, fungsi air putih sebagai penyembuh, sampai ubun-ubun sebagai bagian otak yang bertugas melakukan kebohongan.

5. Al-Quran menjelaskan secara rapi dan memukau tentang ilmu fisika yang mempelajari materi, dinamika dan keseimbangan dalam alam. Misal pembahasan tentang ruang dan waktu. Pada ilmuwan menemukan fakta bahwa proses waktu di bumi lebih lambat dibanding dengan luar angkasa. Teori itu disebut teori relativitas yang secara luar biasa ditemukan oleh Albert Enstein. Akan tetapi Al Quran ternyata telah menjelaskan fenomena fisika ini.

“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu (Q.S. Sajadah :5).

Tentu saja contoh teori relativitas waktu tersebut di atas hanyalah sebagian kecil. Banyak penjelasan tentang teori telativitas waktu ini.

Nah kelima hal yang menjadikan Islam sebagai agama yang ilmiah tersebut adalah hasil saringan secara garis besar | Yusuf.

back to top