Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

40 museum DIY dan Nusantara pamerkan koleksi unggulan di JCM

40 museum DIY dan Nusantara pamerkan koleksi unggulan di JCM

Sleman-KoPi│ Pemerintah Daerah DIY, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta Asosiasi Musim Indonesia menyelenggerakan pameran museum 2017 yang diikuti 40 museum dari DIY dan wilayah nusantara lainnya selama lima hari, dari tanggal 17-21 Mei 2017 di atrium Jogja City Mall (JCM).

Pameran ini dibuka oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwana X yang juga dihadiri oleh Ketua Asosiasi Museum Indonesia.

Menurut Sri Sultan, museum memiliki peran edukasi. Museum sejak dulu biasa digunakan  cendikiawan sebagai tempat berkumpul untuk mengkaji ilmu pengetahuan. Namun, pada saat ini masyarakat kurang memiliki minat untuk mengunjungi museum.

“Kenyataan memperlihatkan hanya terdapat 2 persen pengunjung museum dari tingkat penduduk yang ada. Refitalisasi yang dilakukan belum mampu mendongkrak jumlah pengunjung museum”, ujar Sultan saat memberikan sambutan pada pembukaan pameran museum 2017, Rabu (17/5).

Sultan mengharapkan adanya gerakan nasional cinta museum dengan digelarnya salah satu pameran di mall ini.

“Acara ini sengaja dirancang dalam suasana joyfull learning yang atraktif dan menyenangkan karena digelar di pusat pembelanjaan. Saya mengapreasi penyelenggaraan pameran museum ini dan harapannya bisa mengembalikan museum sebagai ruang edukasi masyarakat yang dampaknya bisa semakin meluas”, jelas Sultan.

Sementara Ketua Penyelenggara Pameran Museum Nasional, Singgih Raharjo, mengatakan pameran yang bertema Museum Jogja untuk Indonesia ini sengaja dilakukan di mall karena gaya hidup masyarakat yang telah berubah.

“Pameran sengaja diselenggarakan di mall untuk mendekatkan masyarakat dengan museum, karena mall tidak hanya berorientasi pada jual beli namun juga rekreasi. Museum kita sosialisasikan sebagai tempat belajar dan rekreasi tidak hanya sebagai tempat menyimpan barang ”, tuturnya.

Pameran museum ini sendiri diikuti oleh 40 museum dari DIY dan beberapa wilayah nusantara yang memamerkan koleksi unggulannya.

“Kami berharap pameran nasional ini dapat digunakan sebagai ajang saling kenal koleksi unggulan dan transfer ilmu pengetahuan tentang museum”, pungkasnya.

back to top