Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

4 manfaat mengejutkan dari teh

4 manfaat mengejutkan dari teh

KoPi-Cuaca akhir-akhir ini semakin dingin dan merupakan waktu yang tepat untuk menikmati secangkir teh panas. Selain untuk menghangatkan badan, teh ternyata juga memiliki manfaat yang sangat berguna bagi tubuh.

Menurut penelitian terbaru dari Clinical Nutrition, Jurnal Amerika, ternyata hanya minum beberapa cangkir teh hitam sehari dapat menurunkan risiko kanker ovarium sebesar 31% (dibandingkan hanya dengan minum satu cangkir atau tidak sama sekali).

Peneliti mengamati pola makan lebih dari 170.000 wanita yang berusia dari 25 sampai 55 tahun selama lebih dari tiga dekade sebagai bagian dari Nurses Health Study. Setelah menganalisis kuesioner diet, mereka menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi makanan dengan jumlah flavonoid yang lebih tinggi, jenis antioksidan yang ditemukan dalam teh serta jeruk, jus, apel dan anggur merah, dapat menurunkan risiko kanker ovarium.

Teh hitam terbukti sangat protektif, yang lebih menariknya lagi membiasakan meminum teh hitam merupakan sebuah perubahan yang cukup mudah untuk dibuat, para peneliti mengatakan kepada Medical News Today. Tapi potensi manfaat minuman ini tidak hanya berhenti pada penurunan risiko kanker ovarium saja. Berikut ini adalah tiga hal manfaat yang lebih mengejutkan dari minum teh.

1. Menurunkan tekanan darah

Analisis baru lainnya, review dari 25 studi yang berbeda diterbitkan dalam British Journal of Nutrition, menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi baik teh hijau maupun teh hitam setiap hari selama 12 minggu memiliki tekanan darah yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang minum teh untuk jangka waktu yang lebih pendek. Teh hijau memiliki efek yang signifikan pada tekanan darah dibandingkan teh hitam.

2. Menurunkan risiko kanker pankreas

Sebuah studi dalam jurnal Cancer Epidemiology melihat hubungan antara teh hijau dan kanker pankreas pada orang dewasa di Cina. Para peneliti mengumpulkan informasi dari hampir 2.000 orang (908 di antaranya menderita kanker pankreas) mengenai jenis teh yang mereka suka, seberapa sering mereka minum teh, bahkan suhu teh yang mereka sukai. Pada akhirnya para peneliti menemukan bahwa teh hijau sangat bermanfaat, terutama bagi perempuan. Mereka yang secara teratur minum teh hijau dapat menurunkan risiko kanker pankreas sebanyak 32% dibandingkan dengan perempuan yang tidak mengkonsumsi teh hijau.

3. Mengurangi stres

Sebuah studi kecil yang diterbitkan Juli lalu dalam Journal of Psysiological Anthropology menemukan bahwa teh hijau dan teh putih dapat membantu menenangkan seseorang. Pada penelitian ini, para peneliti mengambil sampel 18 orang dewasa (separuh laki-laki dan separuh perempuan) yang melakukan serangkaian tugas yang membuat stres. Mereka diminta menyelesaikan soal matematika yang rumit, misalnya, pada tiga kesempatan yang terpisah. Setelah mereka selesai, peserta diberikan air hangat, teh hijau, atau teh putih. Selama eksperimen, para peneliti mengumpulkan air liur peserta, yang kemudian diuji untuk mengetahui tingkatan stres. Mereka menemukan bahwa kedua teh menurunkan stres dengan lebih baik. |news.health.com|Deby Rahmayanti|

 

 

 

back to top