Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

4 jenis teh yang wajib anda ketahui

righ-sidet:malezone righ-sidet:malezone

Siapa sih yang tidak mengenal teh. Selain sebagai minuman dikala bersantai, teh juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh, diantaranya dapat mencegah penyakit kanker karena kandungan antioksidan dari tanaman yang bernama latin Camellia Sinensis ini.

 

KoPi - Namun tidak banyak masyarakat yang mengetahui jenis – jenis teh, banyak masyarakat yang menganggap teh hanya teh hitam saja atau yang sering disebut jasmine tea (teh melati) saja. Padahal teh sendiri dibagi menjadi empat jenis sesuai pengolahannya. Berikut ulasannya.

Teh Hitam (Black Tea)

Teh hitam atau biasa disebut teh merah ini paling banyak diproduksi di Indonesia, Indonesia sendiri merupakan pengekspor teh hitam ke – 5 terbesar didunia. Teh hitam dibuat dari daun teh yang digulung, difermentasi dan dikeringkan, waktu pengeringan daun teh yang akan diolah menjadi teh hitam lebih lama dibanding jenis teh yang lain. Jenis teh ini mengandung kafein tertinggi dibanding jenis – jenis teh yang lain. Teh hitam kaya akan manfaat diantaranya adalah meningkatkan kesehatan mulut karena kandungan polifenol yang terkandung dalam teh dapat membunuh bakteri jahat didalam mulut, selain itu teh hitam juga dapat melindungi tubuh dari ancaman radikal bebas dan juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Teh Hijau (Green Tea)

Teh hijau dibuat tanpa proses frementasi, teh yang akan dibuat menjadi teh hijau biasanya lansung diproses setelah dipetik. Teh hijau dibuat dengan tingkat pemanasan paling minimum untuk mencegah oksidasi, cara tradisional membuat teh hijau dijepang dengan menggunakan uap. Teh hijau mengandung polifenol yang baik bagi tubuh, terutama kulit. Terdapat katekin yang sering disebut sebagai zat anti kanker. Selain itu teh hijau juga menjadi teh paling populer yang mampu menurunkan berat badan karena teh hijau terbukti dapat mengurangi penyerapan lemak dalam tubuh.

Teh Putih (White Tea)

Teh putih dibuat tanpa melalui proses oksidasi dan dalam penanamannya teh putih terhindar dari sinar matahari untuk menghalangi pembentukan klorofil pada daun teh. Kandungan kafein pada teh putih paling kecil dibanding jenis teh yang lain. Minum segelas teh putih setara dengan mengkonsumsi 12 gelas jus jeruk segar. Manfaat teh putih selain mencegah pertumbuhan sel kanker juga dapat menurunkan kolesterol, melindungi jantung dan juga menurunkan kadar gula darah.

Teh Oolong (Oolong Tea)

Teh oolong mirip dengan teh hitam namum pengolahannya lebih singkat dari pengolahan teh hitam. Proses oksidasi pada teh oolong dihentikan ditengah – tengah antara teh hijau dan teh hitam.  Manfaat mengkonsumsi teh oolong hampir sama dengan manfaat meminum jenis teh hitam, teh putih dan teh hijau. Sebuah studi di Jepang menyebutkan bahwa mengkonsumsi teh oolong dapat mengurangi resiko penyakit jantung.

Suci Wulandari

back to top