Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

38% Anak muda Rusia ingin tinggalkan negaranya

foto:Denis Abramov / Vedomosti foto:Denis Abramov / Vedomosti

Rusia-KoPi|Sebuah survey yang dilakukan lembaga survey di Rusia VTsIOM mengungkap 13% orang Rusia ingin pindah ke luar negeri, 17% di antaranya adalah penduduk Moskow.

Hampir setengah dari masyarakat yang ingin keluar dari Rusia selamanya mencapai angka 38%. Kebanyakan dari masyarakat ini adalah kalangan usia antara 18-24 tahun.

12% di antara mereka ingin pindah ke tempat dengan iklim yang lebih baik. 11% ingin pindah ke negara dengan standar ekonomi yang lebih baik dan 11% ingin pindah dengan alasan situasi politik yang tidak stabil di Rusia. Sementara 10% dengan alasan karena tdak puas dengan kebijakan pemerintah.

45% orang Rusia dan 59% penduduk Moscow yang ingin keluar telah menyiapkan diri mereka dengan belajar bahasa asing, mengumpulkan informasi dari negara tujuan serta melakukan konsultasi dengan mereka yang telah berimigrasi, kata VTsIOM.

Jajak pendapat ini dilakukan pada 4-5 Juli dengan 1.600 responden di 46 wilayah Rusia dan pada 23-26 Juli 1.200 responden di Moskow. Margin of error tidak melebihi 3,5-3,7 persen, menurut VTsIOM. |The Moscow Times|

back to top