Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

2039 LAPAN berharap luncurkan roket pengorbit satelit

2039 LAPAN berharap luncurkan roket pengorbit satelit

Yogya – KoPi,-Pada tahun 2039 mendatang, Indonesia digadang-gadang akan memiliki roket pengorbit satelit sendiri. Impian ini merupakan harapan pemerintah Indonesia yang bertampuk pada satu-satunya lembaga antariksanya, yakni Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) yang telah berdiri sejak 1962.

Selain itu, keinginan untuk bisa memiliki roket pengorbit satelit itu, juga telah menjadi misi utama dari Lapan. Hal ini dikarenakan Lapan merasa tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang sudah modern di bidang peroketan, seperti Korea dan India yang pada tahun 2015 mendatang akan meluncurkan roketnya sendiri untuk mengorbitkan satelit milik negaranya sendiri.

Sebagaimana diutarakan Dr. Heri Budi Wibowo, selaku perwakilan dari Pusat Teknologi Roket Deputi Bidang Teknologi Dirgantara Lapan, hari ini, peroketan nasional itu, sebenarnya tujuan utamanya adalah untuk mengorbitkan satelit. Namun, karena masih menghadapi beberapa kendala, maka Lapan tidak bisa merealisasikan pembuatan dan peluncuran roket pengorbit satelit tersebut pada tahun 2015.

“Kami baru akan mengembangkan dan meluncurkan roket pengorbit satelit kita sendiri pada tahun 2039. Roket tersebut nantinya akan memiliki beban seberat satu ton dengan ketinggian hingga enam ratus kilometer. Dan satelit yang akan diluncurkan itu nantinya juga akan beragam, dari satelit komunikasi hingga satelit militer,” papar Heri Budi Wibowo.

Untuk menuju misi Lapan dan pemerintah Indonesia di tahun 2039 itu, tidak bisa hanya dilakukan oleh orang-orang Lapan yang saat ini masih bekerja di Lapan. Sebab pada tahun 2039 itu, para muda-mudi yang saat ini masih duduk di bangku kuliah itulah yang nantinya akan ikut berperan merealisasikan keinginan bangsa.
Untuk mencapai misi ini dibutuhkan lebih dari 400 SDM untuk mewujudkannya. Selain itu, juga dibutuhkan minat yang besar dan semangat yang kuat untuk mencapai kebanggaan roket nasional.

Reporter: Affan Safani Adham

back to top