Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

20 Maret, kegelapan total ancam ekonomi Eropa

20 Maret, kegelapan total ancam ekonomi Eropa
KoPi | 10 hari lagi akan jadi hari-hari paling gelap bagi penduduk di Benua Eropa. Pihak Inggris pun khawatir kegelapan ini akan mengancam ekonomi di negaranya.
 

Kegelapan tersebut dipicu oleh fenomena gerhana matahari total terbesar selama 16 tahun terakhir. Badan Antariksa Amerika (NASA) memprediksi pada tanggal 20 Maret mendatang hampir seluruh benua Eropa akan dilanda kegelapan total. Gerhana diperkirakan akan berlangsung pada pukul 9.45 waktu setempat.

Harian The Telegraph melaporkan gerhana tersebut akan menutupi 98 % cahaya matahari di Skotlandia. Sedangkan cahaya matahari di London akan tertutup sampai 85 %. Pemerintah Inggris khawatir gerhana kali ini akan mengancam industri listrik tenaga surya dan memicu mati listrik skala besar.

Meski demikian, operator telah listrik tenaga surya di Eropa telah berkoordinasi sudah bersiap dengan efek paling buruk gerhana kali ini. Gerhana total ini akan menjadi ujian bagi kemampuan sistem kelistrikan Eropa.

“Dalam 30 menit setelah gerhana total, produksi listrik akan turun dari 17,5 gigawatts ke 6,2 GW, lalu naik lagi hingga 24,6 GW. Artinya dalam waktu 30 menit sistem harus beradaptasi pada perubahan daya tersebut,” ungkap Patrick Graichen dari Agora Energiewende, Jerman.

 

back to top