Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

2 siswa Austria ingin ikut ISIS, berhasil dicegah

2 siswa Austria ingin ikut ISIS, berhasil dicegah

Austria-KoPi, Polisi Australia mencegah dua orang siswa perempuan yang masih berumur 14 dan 15 tahun dari rencananya yang hendak pergi ke Syria. Berdasarkan informasinya, mereka katanya ingin ikut ISIS.

Negara-negara di Eropa telah memperkuat pengawasan untuk menghentikan orang-orang yang ingin pergi untuk ikut menjadi militan ISIS di Syria dan Irak dimana tidak semua dari mereka adalah laki-laki.

Dua siswa perempuan tersebut ditangkap oleh polisi di Austria bagian selatan di kota Graz “dengan koper… hendak ingin ke Syria,” juru bicara Menteri Dalam Negeri Alexander Marakovits mengatakan kepada AFP.

Harian The Kronen Zeitung mengatakan bahwa dua wanita tersebut bisa saling mengenal melalui web dan salah satu mereka mengatakan bahwa ia ingin “mendukung ISIS, tidak masalah walaupun itu di mana”.

“Kita sedang memeriksa bagaimana mereka bisa dipengaruhi, apakah itu melalui internet atau memang oleh orang-orang yang beraksi di lapangan entah di Austria atau di mana,” ujar Marakovits.

Dua siswa perempuan tersebut katanya akan terbang ke Turkey kemudian melewati perbatasan ke Syria di sana. Pada bulan Mei dua siswa perempuan lainnya dilaporkan telah berangkat ke Syria untuk “berperang demi Islam”.

Juru bicara menteri tersebut mengatakan bahwa 142 orang Austria, termasuk 12 wanita, telah diperkirakan ingin ke Syria. 10 orang yang dicurigai ingin menjadi jihadis telah ditangkap di Austria pada pertengahan Agustus.


(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top