Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

2.735 Calon Mahasiswa Diterima di UGM Lewat Jalur SBMPTN

2.735 Calon Mahasiswa Diterima di UGM Lewat Jalur SBMPTN

KoPi| Panitia Pusat SBMPTN telah mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2017 pada Selasa, 13 Juni 2017. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa pada tahun ini ‎UGM menerima 2.735 calon mahasiswa Program Sarjana melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Para calon mahasiswa tersebut terbagi dalam kelompok bidang Saintek sebanyak 1.931 dan kelompok bidang Soshum sebanyak 804.

Iwan menyampaikan bahwa prodi dengan peminat terbanyak dalam SBMPTN di UGM ‎kali ini untuk Saintek, yaitu Pendidikan Dokter, Farmasi, dan Teknik Sipil. Sedangkan untuk Soshum meliputi Ilmu Hukum, Psikologi dan Manajemen.

“Untuk Saintek peminat terbanyak Pendidikan Dokter dan bidang Soshum Ilmu Hukum,”kata Iwan, Selasa (13/6).

Ia kembali menjelaskan bahwa pelaksanaan SBMPTN 2017 telah digelar serentak Selasa (16/5) lalu. Di Yogyakarta, pelaksanaan SBMPTN diikuti 5 PTN, yaitu UGM, UNY, UPN, UIN Sunan Kalijaga dan ISI di bawah koordinasi Panitia Lokal 46 Yogyakarta.

Total peserta ujian SBMPTN di Yogyakarta  berjumlah 40.894 orang dengan perincian 39.305 mengikuti Paper Based Testing (PBT) dan 1.590 yang mengikuti Computer Based Testing (CBT).

 “Informasi lengkap mengenai SBMPTN 2017 ini bisa diakses di laman http://www.sbmptn.ac.id.,”imbuhnya.

Seperti diketahui, SBMPTN merupakan tahap kedua dari proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri, setelah sebelumnya telah dilakukan tahap pertama melalui SNMPTN. Data nasional dari panitia pusat SNMPTN dan SBMPTN menunjukkan bahwa tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta SBMPTN dan jumlah peserta yang diterima di PTN. Total pendaftar SBMPTN 2017 adalah 797.738, lebih tinggi dari tahun 2016 sebanyak 721.326 pendaftar.

Sama halnya dengan peserta Bidikmisi yang ikut SBMPTN tahun ini juga meningkat dibanding tahun lalu, yaitu dari 124.398 menjadi 158.157 orang peserta.

Total peserta kelompok Non-Bidikmisi/ Reguler yang diterima sebanyak 113.968 peserta dan peserta kelompok Bidikmisi yang diterima sebanyak 34.098 peserta. Rincian peserta yang diterima menurut jenis ujian Paper Based Test (PBT) sebanyak 143.523 peserta, dan Computer Based Test (CBT) sebanyak 4.543 peserta. Peserta Saintek diterima sebanyak 61.015, peserta Soshum diterima sebanyak 59.714 dan peserta kelompok Campuran yang diterima sebanyak 27.337 peserta. (Humas UGM/Satria)

back to top