Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

2.735 Calon Mahasiswa Diterima di UGM Lewat Jalur SBMPTN

2.735 Calon Mahasiswa Diterima di UGM Lewat Jalur SBMPTN

KoPi| Panitia Pusat SBMPTN telah mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2017 pada Selasa, 13 Juni 2017. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa pada tahun ini ‎UGM menerima 2.735 calon mahasiswa Program Sarjana melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Para calon mahasiswa tersebut terbagi dalam kelompok bidang Saintek sebanyak 1.931 dan kelompok bidang Soshum sebanyak 804.

Iwan menyampaikan bahwa prodi dengan peminat terbanyak dalam SBMPTN di UGM ‎kali ini untuk Saintek, yaitu Pendidikan Dokter, Farmasi, dan Teknik Sipil. Sedangkan untuk Soshum meliputi Ilmu Hukum, Psikologi dan Manajemen.

“Untuk Saintek peminat terbanyak Pendidikan Dokter dan bidang Soshum Ilmu Hukum,”kata Iwan, Selasa (13/6).

Ia kembali menjelaskan bahwa pelaksanaan SBMPTN 2017 telah digelar serentak Selasa (16/5) lalu. Di Yogyakarta, pelaksanaan SBMPTN diikuti 5 PTN, yaitu UGM, UNY, UPN, UIN Sunan Kalijaga dan ISI di bawah koordinasi Panitia Lokal 46 Yogyakarta.

Total peserta ujian SBMPTN di Yogyakarta  berjumlah 40.894 orang dengan perincian 39.305 mengikuti Paper Based Testing (PBT) dan 1.590 yang mengikuti Computer Based Testing (CBT).

 “Informasi lengkap mengenai SBMPTN 2017 ini bisa diakses di laman http://www.sbmptn.ac.id.,”imbuhnya.

Seperti diketahui, SBMPTN merupakan tahap kedua dari proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri, setelah sebelumnya telah dilakukan tahap pertama melalui SNMPTN. Data nasional dari panitia pusat SNMPTN dan SBMPTN menunjukkan bahwa tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta SBMPTN dan jumlah peserta yang diterima di PTN. Total pendaftar SBMPTN 2017 adalah 797.738, lebih tinggi dari tahun 2016 sebanyak 721.326 pendaftar.

Sama halnya dengan peserta Bidikmisi yang ikut SBMPTN tahun ini juga meningkat dibanding tahun lalu, yaitu dari 124.398 menjadi 158.157 orang peserta.

Total peserta kelompok Non-Bidikmisi/ Reguler yang diterima sebanyak 113.968 peserta dan peserta kelompok Bidikmisi yang diterima sebanyak 34.098 peserta. Rincian peserta yang diterima menurut jenis ujian Paper Based Test (PBT) sebanyak 143.523 peserta, dan Computer Based Test (CBT) sebanyak 4.543 peserta. Peserta Saintek diterima sebanyak 61.015, peserta Soshum diterima sebanyak 59.714 dan peserta kelompok Campuran yang diterima sebanyak 27.337 peserta. (Humas UGM/Satria)

back to top