Menu
Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

Prev Next

120 Siswa SD Muh Wirobrajan 3 di Museum Bahari

120 Siswa SD Muh Wirobrajan 3 di Museum Bahari

Jogjakarta-KoPi| Finalis Duta Museum DIY 2015 Ridan Umi Darojah dan Fakrun Nisa bersama murid-murid SD Muhamadiyah3  Wirobrajan mengunjungi Museum Bahari  di Jalan Martadinata 69 Wirabrajan, Kamis (6/8) lalu. Kegiatan ini didukung oleh tim dokumentasi yang diempu Gesang Supratmanto.

120 murid yang mengikuti acara ini sangat antusias dan terkagum-kagum akan kekayaan bahari Indonesia. Menurut Ridan, acara ini bermaksud memperkenalkan dan membangun rasa cinta anak-anak sekolah dasar pada kekayaan alam dan budaya Indonesia melalui museum.

“Kita memiliki setidaknya 40 museum di DIY, tetapi saat ini masyarakat belum begitu akarab dengan museum. Jadi, kita berfikir bahwa rasa cinta museum harus dibangun sejak usia dini,” kata duta museum berwjah cantik ini.

“Kita juga ingin, dong, punya museum seperti Museum Louvre di Perancis yang bisa dikunjungi jutaan orang. Kan bagus tuh, selain masyarakat menjadipaham sejarah atau pengetahuan alam darimuseum, ada devisa juga yang masuk buat negara. Nah, kita mulai rasa cinta museum ini dari anak-anak. “ Ujarnya bersemangat.

Ridan dan Nisa bertekad akan mencoba untuk tetap bisa mengawal agar masyarakat menjadi cinta museum, terutama anak-anak sekolah dasar, demikian Ridan menyampaikan. | Efanur Winda FS

 

back to top