Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

120 Siswa SD Muh Wirobrajan 3 di Museum Bahari

120 Siswa SD Muh Wirobrajan 3 di Museum Bahari

Jogjakarta-KoPi| Finalis Duta Museum DIY 2015 Ridan Umi Darojah dan Fakrun Nisa bersama murid-murid SD Muhamadiyah3  Wirobrajan mengunjungi Museum Bahari  di Jalan Martadinata 69 Wirabrajan, Kamis (6/8) lalu. Kegiatan ini didukung oleh tim dokumentasi yang diempu Gesang Supratmanto.

120 murid yang mengikuti acara ini sangat antusias dan terkagum-kagum akan kekayaan bahari Indonesia. Menurut Ridan, acara ini bermaksud memperkenalkan dan membangun rasa cinta anak-anak sekolah dasar pada kekayaan alam dan budaya Indonesia melalui museum.

“Kita memiliki setidaknya 40 museum di DIY, tetapi saat ini masyarakat belum begitu akarab dengan museum. Jadi, kita berfikir bahwa rasa cinta museum harus dibangun sejak usia dini,” kata duta museum berwjah cantik ini.

“Kita juga ingin, dong, punya museum seperti Museum Louvre di Perancis yang bisa dikunjungi jutaan orang. Kan bagus tuh, selain masyarakat menjadipaham sejarah atau pengetahuan alam darimuseum, ada devisa juga yang masuk buat negara. Nah, kita mulai rasa cinta museum ini dari anak-anak. “ Ujarnya bersemangat.

Ridan dan Nisa bertekad akan mencoba untuk tetap bisa mengawal agar masyarakat menjadi cinta museum, terutama anak-anak sekolah dasar, demikian Ridan menyampaikan. | Efanur Winda FS

 

back to top