Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

120 Siswa SD Muh Wirobrajan 3 di Museum Bahari

120 Siswa SD Muh Wirobrajan 3 di Museum Bahari

Jogjakarta-KoPi| Finalis Duta Museum DIY 2015 Ridan Umi Darojah dan Fakrun Nisa bersama murid-murid SD Muhamadiyah3  Wirobrajan mengunjungi Museum Bahari  di Jalan Martadinata 69 Wirabrajan, Kamis (6/8) lalu. Kegiatan ini didukung oleh tim dokumentasi yang diempu Gesang Supratmanto.

120 murid yang mengikuti acara ini sangat antusias dan terkagum-kagum akan kekayaan bahari Indonesia. Menurut Ridan, acara ini bermaksud memperkenalkan dan membangun rasa cinta anak-anak sekolah dasar pada kekayaan alam dan budaya Indonesia melalui museum.

“Kita memiliki setidaknya 40 museum di DIY, tetapi saat ini masyarakat belum begitu akarab dengan museum. Jadi, kita berfikir bahwa rasa cinta museum harus dibangun sejak usia dini,” kata duta museum berwjah cantik ini.

“Kita juga ingin, dong, punya museum seperti Museum Louvre di Perancis yang bisa dikunjungi jutaan orang. Kan bagus tuh, selain masyarakat menjadipaham sejarah atau pengetahuan alam darimuseum, ada devisa juga yang masuk buat negara. Nah, kita mulai rasa cinta museum ini dari anak-anak. “ Ujarnya bersemangat.

Ridan dan Nisa bertekad akan mencoba untuk tetap bisa mengawal agar masyarakat menjadi cinta museum, terutama anak-anak sekolah dasar, demikian Ridan menyampaikan. | Efanur Winda FS

 

back to top