Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

11 PTS ditutup, Gubernur khawatirkan mahasiswa

11 PTS ditutup, Gubernur khawatirkan mahasiswa
Surabaya – KoPi | Langkah Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang menutup 11 perguruan tinggi swasta di Jawa Timur disayangkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Pakdhe Karwo, sapaan akrab Soekarwo mengatakan, sebaiknya PTS-PTS tersebut tidak langsung ditutup begitu saja.
 

“Boleh saja ditutup, tapi diberi waktu untuk berbenah. Kan di sana masih ada mahasiswanya, dosennya, pegawainya, jadi diberi waktu dululah sebelum ditutup, setahun misalnya untuk berbenah,” ujarnya kepada wartawan, Senin (15/6) di Surabaya.

Meski demikian Karwo mengatakan hal itu belum menjadi kebijakan yang akan bersifat mengikat. Ia mengatakan tawarannya itu lebih berupa model mengenai bagaimana menyelesaikan permasalahan. “Itu tawaran saya masih berupa model. Terserah bagaimana Pak Menteri menanggapinya,” ucap Karwo.

Sabtu (13/6) Kemenristekdikti memutuskan membekukan 12 PTS di seluruh Jawa Timur yang bermasalah dan menutup 11 lainnya. 12 PTS dibekukan karena tersangkut berbagai masalah, baik ringan, sedang, hingga berat. PTS yang dibekukan karena memiliki konflik antara lain Universitas PGRI Banyuwangi, Universitas Bondowoso, Universitas Darul Ulum Jombang, dan STIH Sunan Giri Malang. PTS lain dibekukan karena mengadakan kelas jarak jauh, seperti IKIP PGRI Jember, STIE Indonesia Malang, ISTP Malang, Universitas Teknologi Surabaya, ITPS Surabaya, dan STIE ABI Surabaya. Sedangkan PTS lain dibekukan karena rasio dosen dan mahasiswa yang tidak seimbang, seperti IKIP Budi Utomo Malang dan Universitas Nusantara PGRI.

 

Sedangkan PTS yang ditutup antara lain STT Budi Utomo Malang, Universitas Cakrawala Madiun, STIE Pariwisata Satya Widya Surabaya, STKIP Tri Buana Surabaya, AMIK Aji Jaya Baya Kediri, Akademi Tekstil IT Surabaya, ABA Webb Surabaya, STIT Widya Dharma Surabaya, Akbar Bakti Wiyata Kediri, AKAD Peternakan Jember, dan ATN Sidoarjo.

back to top